Dalam kehidupan ini...
Ada yang bilang bahwa perbedaan dapat menyatukan.
Ada yang bilang perbedaan itu indah.
Ada yang bilang dengan adanya perbedaan kita bisa saling
melengkapi satu dengan yang lainnya.
Tapi, bagaimana jika ini sudah berurusan tentang cinta?
Okelah, untuk perbedaan karakter, usia, ras, latar belakang
keluarga kita dapat menyetujui pendapat diatas.
Namun, bagaimana jika kita berbicara tentang perbedaan
keyakinan?
Jika kita menyukai seseorang yang memiliki keyakinan berbeda
kita, itu akan menjadi hal yang rumit. Seakan ada dinding pembatas tak kasat mata
antara kamu dengan dia.
Awalnya kamu tidak pernah berpikir akan memiliki rasa padanya.
Namun seiring berjalannya waktu atau karena suka makan bareng, main bareng,
bercanda bareng, nyanyi bareng, belajar bareng, pulang bareng. Itu akan
memunculkan rasa yang baru. Bukan rasa yang sekedar hanya untuk seorang teman.
Memang miris memiliki rasa yang seharusnya tidak pernah ada.
Tapi apa mau dikata? Karena cinta pun pemberian Tuhan bukan? Namun, jangan sampai
terpikir oleh kamu bahwa dengan dialah merupakan jalan yang terbaik. Karena
bisa jadi perasaanmu itu hanya sebuah ujian yang diberikan Tuhan? Mungkin Tuhan
ingin tahu seberapa besar cintamu padaNya dibandingkan cintamu pada dia?
Namun, bukan berarti harapan itu hilang. Karena kita tidak
tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Dan kamu harus percaya bahwa
keputusan Tuhan itu indah. Untuk saat ini biarlah rasa cinta itu kamu simpan
dalam diam. Memang cinta tak mungkin berhenti secepat saat kau jatuh untuknya.
Apalagi jika banyak kenangan yang tertinggal. Namun, percayalah bahwa tidak ada
yang tidak mungkin di dunia ini.
Untuk itu jagalah hatimu untuk orang yang tepat. Jangan
sampai cinta merusak keyakinanmu.
Milikilah keyakinan dalam cinta. Dan ingatlah dalam sebuah
keyakinan selalu ada harapan.
Semoga bermanfaat :)