
Namun, handphoneku berdering membangunkanku dari lamunan panjang ini. Dan
terpampang nama mama di handphoneku.
Ada apa ya mama menelepon? Itu artinya mama sedang tidak ada di rumah.
“Hallo mah. Ada apa?” aku pun mengangkatnya.
Cukup lama mama terdiam. Tak ada yang di ucapkan mama. Kenapa aku merasa takut?
Sepertinya ada sesuatu yang salah. “Kayla sayang, mama ingin bicara sama kamu.
Kita janjian di kantin rumah sakit Cempaka ya?” ucap mama akhirnya. Ternyata
mama ingin bertemu aku. Tapi, kenapa harus di rumah sakit? Oh, mungkin mama
baru saja menengok seseorang yang sakit. Tapi aku tak banyak bertanya kepada
mama. Aku pun mengiyakan ajakan mama.
Di perjalanan aku merasa tidak enak
hati. Aku sedikit gelisah. Mengapa aku merasa takut dengan apa yang akan
dibicarakan mama? Apakah itu hal yang sangat penting?
Setelah sampai di rumah sakit. Aku
pun langsung menuju kantin yang dibicarakan mama. Lalu, aku melihat mama
melambaikan tangan kepadaku. Aku pun menghampiri mama dan duduk di hadapan
mama.
“Mama mau ngomong apa sama Kayla?”
tanyaku to the point.
“Kayla, mama mau minta maaf sama
kamu.”mama menarik tanganku dan mengelus tanganku.
“Minta maaf untuk apa Ma?” tanyaku
bingung. Sepertinya ada yang mama sembunyikan dari aku.
“Sebenarnya selama seminggu ini
mama tahu dimana Reza berada, sayang.” ucapan mama membuatku membeku dan
bingung. Mengapa mama menyembunyikan ini?
“Kenapa mama menyembunykannya ma?”
mataku mulai basah. Senang karena aku akan tahu Reza ada dimana sekarang. Tapi,
aku sedih dengan sikap mama.
“Mama ga mau buat kamu sedih Kayla.”
ucap mama yang semakin membuatku bingung. Ada apa ini sebenernya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar