Minggu, 12 Januari 2014

Faith, Hope, Love (3)

Ini hari minggu. Dan aku belum beranjak dari tempat tidurku. Terlalu malas untuk melakukan apapun hari ini. Walaupun sebenarnya aku hanya terjaga di atas tempat tidurku. Dan sejak mataku terbuka, aku hanya melamun sepanjang hari ini. And you know lah apa yang aku lamunkan. Yup, tepat sekali. Aku sedang melamunkan Reza. Sudah seminggu ini dia tidak menghubungiku sama sekali. Sampai- sampai aku pergi ke rumahnya untuk tahu bagaimana kabarnya. Namun, hasilnya selalu nihil. Rumahnya selalu kosong. Bahkan Tante Rini, mamanya Reza pun tidak pernah ada dirumah itu. Apakah Reza kembali lagi ke luar negeri tanpa mengabariku?
Namun, handphoneku berdering membangunkanku dari lamunan panjang ini. Dan terpampang nama mama di handphoneku. Ada apa ya mama menelepon? Itu artinya mama sedang tidak ada di rumah.

 

“Hallo mah. Ada apa?” aku pun mengangkatnya. Cukup lama mama terdiam. Tak ada yang di ucapkan mama. Kenapa aku merasa takut? Sepertinya ada sesuatu yang salah. “Kayla sayang, mama ingin bicara sama kamu. Kita janjian di kantin rumah sakit Cempaka ya?” ucap mama akhirnya. Ternyata mama ingin bertemu aku. Tapi, kenapa harus di rumah sakit? Oh, mungkin mama baru saja menengok seseorang yang sakit. Tapi aku tak banyak bertanya kepada mama. Aku pun mengiyakan ajakan mama.
Di perjalanan aku merasa tidak enak hati. Aku sedikit gelisah. Mengapa aku merasa takut dengan apa yang akan dibicarakan mama? Apakah itu hal yang sangat penting?
Setelah sampai di rumah sakit. Aku pun langsung menuju kantin yang dibicarakan mama. Lalu, aku melihat mama melambaikan tangan kepadaku. Aku pun menghampiri mama dan duduk di hadapan mama.
“Mama mau ngomong apa sama Kayla?” tanyaku to the point.
“Kayla, mama mau minta maaf sama kamu.”mama menarik tanganku dan mengelus tanganku.
“Minta maaf untuk apa Ma?” tanyaku bingung. Sepertinya ada yang mama sembunyikan dari aku.
“Sebenarnya selama seminggu ini mama tahu dimana Reza berada, sayang.” ucapan mama membuatku membeku dan bingung. Mengapa mama menyembunyikan ini?
“Kenapa mama menyembunykannya ma?” mataku mulai basah. Senang karena aku akan tahu Reza ada dimana sekarang. Tapi, aku sedih dengan sikap mama.
“Mama ga mau buat kamu sedih Kayla.” ucap mama yang semakin membuatku bingung. Ada apa ini sebenernya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar